
Kunjungan Wisman Naik 15%, Bobby Nasution Genjot Pariwisata Sumut Danau Toba dan Langkat
Oleh : Radar Medan | 03 Februari 2026, 08:08:53 WIB
Keterangan Gambar : Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution saat peluncuran program Gerakan Wisata Bersih di Danau Toba Mei 2025 lalu.(Ist)
RADARMEDAN.COM -
Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Sumatera Utara melalui tiga pintu masuk pada Desember 2025 mencapai 23.542 kunjungan, naik 12,17 persen dibandingkan November 2025.Angka ini juga menunjukkan tren positif jika dibandingkan dengan Desember 2024.
Secara keseluruhan, kunjungan wisman ke Sumut sepanjang tahun 2025 mencapai 292.481 kunjungan atau naik 16,80 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.Data ini dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara, Senin 2/2/2026 mencatat Malaysia menjadi negara penyumbang wisman terbesar dengan pangsa 57,85 persen, diikuti Singapura, Tiongkok, dan negara lainnya.Dari sepuluh negara utama, kedatangan wisman meningkat 15,25 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Meski demikian, beberapa negara seperti Tiongkok dan Inggris Raya justru mengalami penurunan kunjungan secara bulanan.Perkembangan positif kunjungan wisman juga sejalan dengan okupansi hotel berbintang di kawasan ini yang naik menjadi rata-rata 44,43 persen pada Desember 2025. Namun, rata-rata lama menginap tamu di hotel berbintang sedikit turun menjadi 1,24 malam.
Kenaikan kunjungan wisman ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi yang dipimpin Gubernur Bobby Nasution dalam memperkuat sektor pariwisata Sumatera Utara. Salah satu fokus utama pemerintah adalah membangun Danau Toba sebagai destinasi pariwisata super prioritas nasional. Pemerintah provinsi bersama Kemenparekraf dan Dewan Ekonomi Nasional telah menyusun strategi program untuk tahun 2026, termasuk peningkatan sumber daya manusia dan fasilitas penunjang pariwisata di kawasan Danau Toba.
Gubernur Bobby juga meluncurkan inisiatif Gerakan Wisata Bersih di Danau Toba untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik destinasi. “Melalui gerakan ini, kami ingin menjadikan Danau Toba sebagai contoh destinasi yang bersih, nyaman, dan ramah lingkungan,” ujar Bobby saat peluncuran program tersebut Mei 2025 lalu.Selain itu, Pemprov Sumut juga menyiapkan pengembangan destinasi wisata lain seperti Bahorok-Tangkahan di Kabupaten Langkat untuk memperluas pilihan atraksi wisata di luar Danau Toba.
Fokus pembangunan ini mencakup peningkatan infrastruktur dan dukungan bagi pelaku UMKM wisata setempat.Langkah-langkah ini dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata dan mendukung target pemerintah memperkuat Sumatera Utara sebagai tujuan wisata unggulan di Indonesia.(HM)



