Ternak babi adalah hewan mamalia monogastrik yang efisien menghasilkan daging, mampu mengubah limbah pakan menjadi protein dengan pertumbuhan cepat dan jumlah anak banyak, namun rentan terhadap penyakit sehingga memerlukan manajemen kebersihan (biosekuriti) dan nutrisi baik, dengan pakan bervariasi dari sisa makanan hingga pakan komersial, serta memiliki potensi ekonomi tinggi karena permintaan daging dan pemanfaatan hampir seluruh bagian tubuhnya, dari daging hingga kulit.
Bersih dan higienis untuk mencegah penyakit, dengan pola bisa intensif (dikandangkan) atau ekstensif (dibiarkan berkeliaran).
Kebutuhan nutrisi tinggi, pakan bisa dari jagung, dedak, tepung ikan, atau limbah dapur; biaya pakan dominan dalam produksi.
Penyakit yang sangat sensitif, memerlukan vaksinasi, sanitasi ketat (biosekuriti) untuk mencegah virus seperti ASF, serta penanganan penyakit seperti cacingan.
Bibit unggul memiliki ciri fisik sehat, kompak, kaki kokoh, dan puting simetris 12 buah.
Produk Daging: Dagingnya bisa diolah jadi sosis, bacon, ham, atau dikonsumsi segar.
Pemanfaatan Produk Sampingan: Kulit, lemak, hingga darah dapat dimanfaatkan untuk makanan atau industri lain.
Nilai Ekonomi: permintaan tinggi di berbagai daerah (misal Bali, NTT), menjadikan usaha ternak babi menjanjikan.
Anakan Usia 3 Bulan Dijual Dengan Harga Rp.600.000/Ekor
Sementara Yang Besar Dengan Bobot 90 Kg, Di Sesuaikan Dengan Harga Pasaran Rp.30.000 Perkilo.
Nama Usaha : Peternakan Babi Santa
Nama Pemilik Usaha : Santa Rusmalia Pandiangan